--> Skip to main content

Jenis Makanan Untuk Meningkatkan Trombosit

Pastinya kamu pernah mengalami gejala kelelahan, tubuh mudah memar bahkan gusi sering mengalami pendarahan. Sebetulnya beberapa gejala tersebut mengindikasikan bahwa tingkat trombosit yang kamu miliki rendah. Dalam dunia medis, ketika kondisi jumlah trombosit rendah disebut dengan trombositopenia.

Untuk itu, menjaga agar jumlah trombosit dalam tubuh tetap normal sangatlah penting, karena dapat melindungi tubuh dari berbagai risiko penyakit. Kamu dapat menjaga agar jumlah trombosit tetap normal dengan cara mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan trombosit. Tetapi sebelum membahas lebih lanjut makanan yang dapat meningkatkan trombosit, terlebih dahulu kamu harus tahu tentang apa itu trombosit dan fungsinya.

Trombosit merupakan sel darah yang berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Ketika proses pembekuan darah, darah akan membentuk sebuah gumpalan yang akan menutup, memulihkan luka, dan menghentikan pendarahan. Jadi, trombosit berfungsi untuk membantu membentuk bekuan darah untuk memperlambat/ menghentikan pendarahan, dan menyembuhkan luka.

Apabila setelah melakukan pemeriksaan dan tes darah menunjukkan kalau jumlah trombositmu rendah dibawah 150.000 trombosit per ┬ÁL (mikroliter). Maka segera atasi dengan mengkonsumsi jenis makanan untuk meningkatkan trombosit. Bisa juga dengan cara datang ke dokter untuk mengetahui penyebab dan langkah penanganan yang tepat.

makanan untuk meningkatkan trombosit

Jenis Makanan Untuk Menaikkan Trombosit

Makanan untuk meningkatkan trombosit bisa menjadi alternatif untuk mengatasi masalah kekurangan trombosit. Adapun jenis makanan tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

Gandum utuh

Mengkonsumsi gandum dipercaya mampu meningkatkan jumlah trombosit. Hal itu karena gandum kaya akan serat, nutrisi, mineral, dan vitamin yang baik untuk menaikkan jumlah trombosit dalam tubuh.

Sayuran hijau

Beberapa jenis sayuran hijau mempunyai kandungan vitamin K yang tinggi. Vitamin K merupakan zat yang penting dalam proses pembekuan darah. Hal itulah yang membuat sayuran hijau menjadi makanan yang dapat meningkatkan jumlah trombosit . Selain itu vitamin K juga dapat meningkatkan kekuatan dan jumlah keping darah, memisahkan sel trombosit yang saling menempel.

Umumnya sayuran hijau mengandung banyak zat besi yang dapat membantu memproduksi sel darah yang sehat. Contoh sayuran hijau yang dapat meningkatkan trombosit diantaranya adalah kangkung, brokoli, selada, bayam, kubis dan daun papaya.

Jambu biji

Jambu biji mempunyai kandungan zat aktif didalamnya yang disebut sebagai trombino. Zat tersebut dapat merangsang trombopoietin untuk menghasilkan keping darah yang lebih banyak. Tomboproietin merupakan pengatur utama dalam produksi trombosit yang dihasilkan oleh ginjal dan hati. Karena itulah jambu biji disebut sebagai salah satu buah penambah trombosit. Selain itu vitamin C yang tinggi dalam buah jambu juga dapat membantu meningkatkan trombosit. Tidak hanya itu saja, minum air rebusan daun jambu juga dapat meningkatkan trombosit dan dapat mencegah terjadinya pendarahan pada pasien DBD.

Mangga

Buah mangga juga menjadi salah satu buah yang dapat membantu meningkatkan trombosit. Hal itu karena dalam buah mangga terdapat kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Kandungan vitamin C yang tinggi dipercaya mampu membantu proses penyerapan zat besi dan menaikkan jumlah trombosit.

Kurma

Kurma mengandung banyak vitamin, mineral dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan. Kurma mengandung vitamin A, B1, B2, B3, B5, C dan Vitamin K. Vitamin K dalam kurma dipercaya dapat meningkatkan jumlah trombosit. Jadi bagi yang mengalami penurunan kadar trombosit, mengkonsumsi kurma bisa menjadi pilihan yang baik. Selain itu kurma juga mengandung kalsium, fosfor, zinc, magnesium, dan potasium.

Berbagai macam kandungan tersebut membuat kurma diyakini berkhasiat sebagai makanan yang dapat menambah trombosit, terutama bagi seorang pasien DBD. Mengonsumsi kurma bisa mendukung proses penyembuhan, karena dalam kurma terdapat kandungan kalori yang cukup tinggi. Hal ini akan membantu dalam mencukupi kebutuhan kalori harian.

Wortel

Wortel menjadi makanan yang dianggap cukup efektif untuk meningkatkan trombosit karena terdapat kandungan vitamin A. Vitamin A merupakan zat yang penting untuk mendukung produksi trombosit yang sehat. Hal ini karena vitamin A mempunyai peranan yang signifikan dalam proses pembentukan protein dalam tubuh.

Delima

Dalam buah delima terdapat kandungan zat besi yang tinggi yang berkhasiat untuk meningkatkan kadar trombosit dalam darah dan sel darah merah. Selain itu, buah delima juga kaya akan vitamin dan mineral. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah delima dapat meningkatkan kadar trombosit dalam darah. Kandungan folat dalam delima juga mempunyai peranan penting dalam proses pembekuan darah bersama dengan trombosit.

Jeruk

Turunnya trombosit dalam darah salah satunya adalah disebabkan karena kekurangan asupan folat atau vitamin B9. Dengan mengkonsumsi jeruk, maka akan membantu dalam meningkatkan jumlah folat dalam tubuh karena dalam buah jeruk terdapat kandungan folat. Dengan mencukupi asupan folat, maka kadar trombosit dalam tubuh akan kembali menjadi normal.

Kiwi

Buah kiwi memiliki kandungan vitamin K yang cukup banyak. Dimana vitamin K ini akan berperan penting dalam proses pembekuan darah bersama dengan trombosit. Adanya vitamin K yang terdapat dalam tubuh, maka akan merangsang tubuh untuk memproduksi trombosit lebih banyak.

Itulah beberapa jenis makanan untuk meningkatkan trombosit. Semoga informasi yang telah kami tuliskan di atas dapat bermanfaat.

Kebijakan Komentar: Silahkan berkomentar sesuai dengan topik pembahasan dalam artikel ini.
Klik Untuk Lihat Komentar
Tutup Komentar