--> Skip to main content

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berhenti dari Rokok

Saat berhenti dari rokok, biasanya beberapa pekan pertama menjadi periode yang sulit. Dimana tubuh akan mengalami yang namanya proses regeneratif. Diperlukan waktu beberapa bulan hingga akhirnya seseorang dapat terbebas dari candu rokok dan menjadi seorang mantan perokok.

Saat berhenti dari rokok

Perubahan Tubuh Saat Berhenti dari Rokok

Dibawah ini adalah beberapa timeline apa saja yang akan terjadi pada tubuh saat berhenti dari rokok, dilansir dari Heathline dan Medical News Today:

Saat 20 menit setelah rokok terakhir

Saat 20 menit setelah rokok terakhirmu, dampak positif yang terjadi yaitu tekanan darah dan detak jantung akan mulai menurun kembali pada level normal.

Tidak hanya itu saja, serat tabung bronkial yang mulanya tidak dapat bergerak dengan baik karena terpapar asap secara menerus akan mulai bergerak kembali. Tentunya ini akan bermanfaat untuk paru-paru. Karena, serat tersebut dapat membantu memindahkan bakteri dan iritasi keluar dari paru-paru sekaligus akan mengurangi risiko infeksi.

Saat 8 jam setelah rokok terakhir

Di dalam tubuh, kadar karbon monoksida yang terdapat akan kembali menjadi normal. Karbon monoksida adalah zat kimia yang terdapat di dalam rokok yang ‘mengenyahkan’ partikel oksigen di dalam darah.

Pada saat karbon monoksida berkurang, maka kadar oksigen secara tidak langsung akan meningkat. Hal tersebut akan membantu menyehatkan jaringan dan pembuluh darah.

Saat 1-2 hari setelah rokok terakhir

Saat setelah 1 hari, risiko serangan jantung akan menurun. Hal tersebut terjadi karena semakin berkurangnya penyempitan pembuluh darah dan arteri juga peningkatan kadar oksigen yang masuk ke dalam jantung untuk meningkatkan fungsinya.

Tidak hanya itu saja, kamu juga akan merasakan kemampuan indera penciuman terhadap wangi-wangian akan menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Saat 3 hari setelah rokok terakhir

Saat 3 hari setelah berhenti dari rokok, kamu akan merasa lebih mudah dan nyaman dalam bernapas. Hal tersebut dapat terjadi karena tabung bronkial yang ada di dalam paru-paru mulai terbuka lebih lebar dan menjadi rileks.

Tetapi, di sisi lain, fase ini rata-rata orang akan mengalami mood yang terganggu dan mudah marah, sakit kepala, dan mengidam ketika tubuh akan menyesuaikan diri.

Saat sepekan setelah rokok terakhir

1 pekan setelah rokok terakhir tidak hanya penting untuk kesehtan. Namun, juga untuk kesuksesan rencana kamu untuk berhenti merokok dalam jangka waktu yang panjang. Mereka yang telah sukses hidup tanpa rokok dalam sepekan sebanyak sembilan kali akan memiliki kemungkinan lebih untuk berhasil dalam berhenti merokok.

Saat 2 pekan setelah rokok terakhir

Hidup tanpa merokok selama 2 pekan akan membuat sirkulasi udara di dalam tubuh menjadi membaik. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Michigan menyatakan bahwa fungsi paru-paru akan membaik sekitar 30% setelah 2 pekan berhenti dari rokok.

Saat 1sampai 3 bulan bulan setelah rokok terakhir

Dalam kurun waktu 1 bulan, fungsi paru-paru akan membaik. Pada saat paru-paru mulai membaik, intensitas batuk dan sesak napas akan mulai berkurang.

Tidak hanya itu, pada fase ini seorang mantan perokok juga akan memiliki kemampuan atletik yang lebih meningkat. Mereka akan merasa lebih nyaman untuk berolahraga tanpa harus khawatir akan mengalami napas pendek.

Sedangkan bagi kaum perempuan, tidak merokok selama 3 bulan akan bisa meningkatkan kesuburan dan mengurangi risiko kelahiran bayi secara premature.

Saat 6 bulan setelah rokok terakhir

Banyak orang menyadari bahwa setelah 6 bulan berhenti merokok, mereka menjadi lebih mampu menangani stres tanpa harus merokok.

Saat 1 tahun setelah rokok terakhir

1 tahun setelah berhenti dari rokok, risiko serangan jantung akan menjadi berkurang 50%. Risiko tersebut akan terus mengalami penurunan pada fase-fase selanjutnya.

Saat 5 tahun setelah rokok terakhir

Suatu penelitian yang dilakukan di University of North Carolina, menyatakan bahwa risiko kanker paru-paru akan mengalami penurunan sebanyak 50% setelah 5 tahun berhenti dari raokok. Tidak hanya itu, risiko stroke juga akan mengalami penurunan hingga 10 tahun berikutnya.

Saat 15 tahun setelah rokok terakhir

Ketika 15 tahun berhenti dari rokok, berbagai risiko penyakit yang diakibatkan dari merokok seperti penyakit jantung koroner, kanker paru-paru, kanker pankreas dan lain sebagainya, akan berkurang. Sehingga akan kembali hampir seperti mereka yang belum pernah merokok.

Itulah penjelasan yang dapat kami uraikan tentang apa yang terjadi pada tubuh saat berhenti dari rokok. Semoga artikel yang telah kami tulis di atas dapat bermanfaat.

Kebijakan Komentar: Silahkan berkomentar sesuai dengan topik pembahasan dalam artikel ini.
Klik Untuk Lihat Komentar
Tutup Komentar